First Love,,,
Tak pernah aku bayangkan akan terus bertahan menantinya selama bertahun-tahun. Tak terasa sudah 10 tahun aku menyukainya, kini usiaku telah beranjak 22 tahun. Mungkin terkesan aneh, karena kalau dikurangi berarti usiaku waktu itu adalah 12 tahun. Ya, dia adalah cinta monyetku waktu kami duduk dibangku SD. Bahkan sebelum usiaku 12 tahun tepatnya saat tahun ke 4 menginjak bangku SD aku sudah mulai menyukainya.
Awalnya dia yang memulai, saat pulang sekolah aku yang sedang menunggu sepupu untuk pulang bersama dihampiri olehnya dan teman-temannya. Aku biasa saja, karena aku pikir dia hanya akan melewatiku. Akan tetapi dia berhenti didepanku dan kemudian tangannya membelai wajahku. Aku hanya diam, ingin marah tapi aku tak bisa. Dia berlalu bersama teman-temannya sambil tersenyum.
Akhirnya aku tahu dia menyukaiku, tapi saat itu aku menolaknya. Walau begitu kami tetap berteman. Anehnya setelah itu lama-lama aku yang mulai sering memperhatikan dia, walaupun dengan mencuri-curi pandang.
Akhir tahun pelajaran kelas 6, Dia dekat dengan sahabatku sendiri. Dan bahkan ada sahabatku yang lain ternyata juga menyukainya. Aku berusaha bersikap biasa saja, walau terkadang aku penasaran dengan berita yang aku dengar itu.
Perpisahan kelas 6 tahun 2002, selama acara aku begitu menikmatinya. Tak pernah aku sangka dari semenjak kelulusan aku akan sangat merindukannya. Dia begitu sulit untuk ditemui mungkin karena dia sedang berada di Pondok Pesantren. Sempat aku melihatnya sekilas saat aku melewati rumahnya pada Hari Raya Idul Fitri. Alangkah senangnya hatiku. Tahun berikutnya aku lewat rumahnya lagi tapi kala itu hasilnya nihil.
Tahun 2008 adalah tahun yang memberi kesan lebih dalam hidupku. Setelah 6 tahun tidak tahu kabarnya kini aku telah memegang nomor handphone-nya. Sampai-sampai dada ini berdebar-debar tidak karuan.